Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Semester 2 kelas 11 merupakan periode krusial dalam pembelajaran kimia. Materi yang disajikan seringkali lebih mendalam dan membutuhkan pemahaman konseptual yang kuat. Topik-topik seperti stoikiometri lanjutan, termokimia, kesetimbangan kimia, laju reaksi, kesetimbangan ion, hingga koloid menjadi fokus utama. Agar para siswa siap menghadapi ulangan akhir semester, pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep ini dan kemampuan mengaplikasikannya dalam soal-soal latihan sangatlah penting.
Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif bagi siswa kelas 11 dalam mempersiapkan diri menghadapi ulangan kimia semester 2. Kami akan menyajikan berbagai contoh soal yang mencakup topik-topik penting, disertai dengan pembahasan mendalam untuk setiap soal. Harapannya, artikel ini dapat menjadi bekal berharga untuk meraih hasil maksimal dalam ulangan.
Sebelum kita masuk ke contoh soal, mari kita tinjau kembali topik-topik utama yang umumnya dibahas pada semester 2 kelas 11:
Mari kita selami beberapa contoh soal yang mewakili setiap topik penting.
Soal 1:
Diketahui reaksi pembakaran sempurna metana (CH₄) sebagai berikut:
CH₄(g) + 2O₂(g) → CO₂(g) + 2H₂O(g)
Jika 5 liter gas metana direaksikan dengan 15 liter gas oksigen pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan volume gas yang dihasilkan jika seluruh reaksi berlangsung sempurna!
Pembahasan:
Dalam reaksi gas pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan gas-gas yang dihasilkan sama dengan perbandingan koefisien reaksinya (Hukum Gay-Lussac).
Langkah 1: Identifikasi Pereaksi Pembatas.
Perbandingan koefisien CH₄ : O₂ adalah 1 : 2.
Jika CH₄ sebanyak 5 liter bereaksi sempurna, maka dibutuhkan O₂ sebanyak 5 liter × 2 = 10 liter.
Karena O₂ yang tersedia (15 liter) lebih dari yang dibutuhkan (10 liter), maka CH₄ adalah pereaksi pembatas.
Langkah 2: Hitung Volume Produk Berdasarkan Pereaksi Pembatas.
Berdasarkan reaksi, 1 mol CH₄ menghasilkan 1 mol CO₂ dan 2 mol H₂O.
Jika 5 liter CH₄ bereaksi, maka akan dihasilkan:
Volume CO₂ = 5 liter (karena perbandingan koefisien CH₄ : CO₂ adalah 1:1)
Volume H₂O = 5 liter × 2 = 10 liter (karena perbandingan koefisien CH₄ : H₂O adalah 1:2)
Langkah 3: Hitung Volume Gas yang Tersisa.
Volume O₂ yang terpakai = 10 liter.
Volume O₂ yang tersisa = Volume O₂ awal – Volume O₂ terpakai = 15 liter – 10 liter = 5 liter.
Kesimpulan: Volume total gas yang dihasilkan adalah volume CO₂ + volume H₂O = 5 liter + 10 liter = 15 liter. Terdapat juga sisa gas oksigen sebanyak 5 liter. Jadi, jika ditanya volume gas yang dihasilkan (produk), jawabannya adalah 15 liter. Jika ditanya volume total gas setelah reaksi, maka termasuk sisa pereaksi yaitu 15 liter (produk) + 5 liter (sisa O₂) = 20 liter. Dalam konteks soal ini, "volume gas yang dihasilkan" merujuk pada produk.
Soal 2:
Logam aluminium sebanyak 5,4 gram direaksikan dengan asam klorida berlebih menghasilkan aluminium klorida dan gas hidrogen. Jika massa molar Al = 27 g/mol, Cl = 35,5 g/mol, dan H = 1 g/mol, serta diperoleh gas hidrogen sebanyak 3,36 liter pada STP, hitung persen rendemen reaksi tersebut!
Reaksi yang terjadi: 2Al(s) + 6HCl(aq) → 2AlCl₃(aq) + 3H₂(g)
Pembahasan:
Persen rendemen adalah perbandingan antara massa produk yang diperoleh (aktual) dengan massa produk yang seharusnya dihasilkan secara teori, dikalikan 100%.
Langkah 1: Hitung Mol Aluminium.
Mol Al = Massa Al / Massa Molar Al
Mol Al = 5,4 gram / 27 g/mol = 0,2 mol
Langkah 2: Hitung Mol Hidrogen yang Seharusnya Dihasilkan (Teori).
Dari persamaan reaksi, 2 mol Al menghasilkan 3 mol H₂.
Maka, 0,2 mol Al akan menghasilkan H₂ sebanyak:
Mol H₂ (teori) = (3 mol H₂ / 2 mol Al) × 0,2 mol Al = 0,3 mol
Langkah 3: Hitung Volume Hidrogen yang Seharusnya Dihasilkan (Teori) pada STP.
Pada STP (Suhu dan Tekanan Standar), 1 mol gas menempati volume 22,4 liter.
Volume H₂ (teori) = Mol H₂ (teori) × 22,4 L/mol
Volume H₂ (teori) = 0,3 mol × 22,4 L/mol = 6,72 liter
Langkah 4: Hitung Mol Hidrogen yang Dihasilkan (Aktual).
Volume H₂ (aktual) = 3,36 liter (diberikan dalam soal)
Mol H₂ (aktual) = Volume H₂ (aktual) / 22,4 L/mol
Mol H₂ (aktual) = 3,36 liter / 22,4 L/mol = 0,15 mol
Langkah 5: Hitung Persen Rendemen.
Persen Rendemen = (Massa Aktual / Massa Teori) × 100%
Karena kita bekerja dengan volume gas yang berbanding lurus dengan mol, kita bisa gunakan perbandingan mol atau volume.
Persen Rendemen = (Volume Aktual / Volume Teori) × 100%
Persen Rendemen = (3,36 liter / 6,72 liter) × 100% = 50%
Atau menggunakan mol:
Persen Rendemen = (Mol Aktual / Mol Teori) × 100%
Persen Rendemen = (0,15 mol / 0,3 mol) × 100% = 50%
(Lanjutan artikel dengan contoh soal untuk topik lain akan mengikuti)